Pada Senin sore, Mualaf Center Medan kembali memfasilitasi proses syahadat. Ikrar suci tersebut diucapkan oleh seorang perempuan bernama Amel yang berusia 21 tahun. Saat datang ke lokasi, penampilan Amel sudah terlihat rapi layaknya seorang muslimah.
Mempelajari Islam Sejak Bangku SMP
Keputusan Amel memeluk Islam bukanlah langkah yang diambil secara mendadak. Ia diketahui telah mempelajari agama Islam sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pemahaman dasar Amel terhadap ajaran Islam terbukti dengan baik. Saat tim Mualaf Center Medan mengajukan beberapa pertanyaan sederhana untuk memastikan keyakinannya, ia mampu menjawab dengan lancar. Beberapa hal yang berhasil ia jawab meliputi:
- Rukun Iman
- Rukun Islam
- Bacaan dasar sholat
Latar Belakang Keluarga dan Potensi Hidayah
Dari segi latar belakang keluarga, Amel merupakan anak ke-3 dari total 11 bersaudara. Menariknya, perjalanan mualaf di keluarga ini bukanlah yang pertama kali. Dua kakak Amel (anak pertama dan kedua) tercatat sudah lebih dahulu masuk Islam.
Ketertarikan pada Islam di dalam keluarga tersebut tampaknya terus berlanjut. Saat ditanya mengenai saudaranya yang lain, diketahui bahwa anak ke-4 juga sudah menunjukkan minat untuk masuk Islam.
Sebagai informasi tambahan, berdasarkan penuturan dalam pertemuan tersebut, ibu dari Amel dulunya adalah seorang muslimah. Namun, beliau keluar dari agama Islam (murtad) karena alasan pernikahan.
Doa dan Harapan
Peristiwa syahadat ini menjadi salah satu momen bertambahnya saudara seiman yang didampingi oleh Mualaf Center Medan.
Segenap tim menyampaikan doa agar Amel dapat menjalani keimanannya dengan baik dan istiqomah. Diharapkan juga, seluruh saudara Amel yang lain dapat segera menyusul memeluk Islam, dan keberadaan Amel bisa menjadi jalan hidayah (kebaikan) bagi keluarga besarnya, termasuk kedua orang tuanya.
