Kajian Mualaf Center Medan: Mengenali dan Memahami Pikiran Negatif
Catatan kajian yang disampaikan oleh Bunda Wieke di Mualaf Center Medan membahas pentingnya mengenali dan memahami pikiran negatif untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Catatan kajian yang disampaikan oleh Bunda Wieke di Mualaf Center Medan membahas pentingnya mengenali dan memahami pikiran negatif untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Mualaf Center Medan kembali menutup bulan dengan serangkaian program pembinaan yang bermanfaat bagi para mualaf dan masyarakat luas. Pada Juni 2026, berbagai kegiatan seperti kelas memasak untuk peningkatan keterampilan dan perluasan jangkauan dakwah digital telah sukses dilaksanakan dengan dukungan
Mualaf Center Medan dengan bangga melaporkan berbagai kegiatan dakwah, pembinaan, dan pemberdayaan yang telah terlaksana sepanjang bulan Juni 2026. Berkat izin Allah SWT dan dukungan dari para Sahabat Mualaf, berbagai program berhasil menjangkau banyak penerima manfaat, mulai dari pendampingan syaha
YBM PLN melakukan kunjungan singkat ke Mualaf Center Medan pada 16 Juni 2026, membahas program kerja, memberikan masukan, dan menegaskan harapan kerjasama ke depan.
Mualaf Center Medan menyalurkan bantuan pendidikan sebesar Rp5.000.000 untuk Zahra dan Zahwa, dua saudari kembar yang berjuang melanjutkan pendidikan meski menghadapi tunggakan biaya sekolah.
Pada 11 Juni 2026, Mualaf Center Medan mendampingi enam warga binaan Rutan Labuhan Deli dalam pengucapan syahadat dan penyelesaian administrasi keislaman.
Joshua dan Reza Silaban, dua pemuda berusia 20 tahun, resmi memeluk Islam di Rutan Kelas I Labuhan Deli, Medan. Prosesi syahadat disaksikan oleh Kepala Lapas, petugas, dan warga binaan.
Kristin, 22 tahun, mengucapkan syahadat dan memulai perjalanan baru sebagai Muslimah. Peristiwa ini mengingatkan bahwa keimanan terletak pada hati, bukan penampilan.
Mualaf Center Medan melaporkan rangkaian kegiatan Mei 2026, termasuk 10 proses syahadat, 10 pertemuan kajian, 2.160 hidangan berbagi, serta bantuan pendidikan dan zakat.
Seorang driver ojek online datang ke Mualaf Center Medan untuk bertanya tentang Islam. Namun, di balik niatnya, tersimpan sebuah kerinduan mendalam untuk bertemu ibu kandungnya yang terpisah sejak kecil.