Jalan Hidayah Seorang Polisi, Bang Harefa Memeluk Islam

Perjalanan Hidayah Seorang Abdi Negara

Cahaya hidayah menyentuh hati seorang abdi negara, Bang Harefa. Di usianya yang ke-27 tahun, polisi muda ini dengan mantap mengikrarkan dua kalimat syahadat, memulai babak baru dalam hidupnya sebagai seorang muslim.

Keputusannya tidak datang secara tiba-tiba. Selama dua tahun terakhir, Bang Harefa telah menaruh minat yang mendalam pada ajaran Islam, khususnya pada keindahan akhlak yang ditampilkan oleh para pemeluknya.

Pesan Luhur untuk Memuliakan Orang Tua

Sebuah fakta menarik dari latar belakang keluarga Bang Harefa memberikan inspirasi tersendiri. Ayah beliau yang bekerja sebagai penarik becak di Nias telah berhasil membesarkan anak-anak yang sukses di berbagai bidang, termasuk Bang Harefa sendiri.

Tim Mualaf Center Medan menitipkan sebuah pesan penting. Perbedaan keyakinan yang kini ada bukanlah penghalang untuk berbakti, melainkan momentum untuk menunjukkan cinta dan penghormatan yang lebih besar kepada orang tua.

  • Bakti pada Keluarga: Tetap menjaga dan memuliakan keluarga, terutama ayah dan ibu, sebagai wujud ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
  • Dakwah Melalui Akhlak: Menjadikan perilaku baik sebagai cara terbaik menyampaikan keindahan Islam kepada keluarga terkasih.

Doa untuk Keistiqamahan

Kami mendoakan agar saudara seiman kita, Bang Harefa, senantiasa diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menapaki jalan barunya. Semoga perjalanannya menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang tentang bagaimana akhlak mulia menjadi pintu pembuka hidayah.